Manajemen Keselamatan Kebakaran
Menyusun peran, program kerja, prosedur, tanggung jawab, dan pengendalian dokumen keselamatan kebakaran.
Program pengembangan kompetensi untuk membantu pengelola gedung membangun sistem manajemen keselamatan kebakaran yang terencana, terdokumentasi, dan siap diterapkan.
Materi diarahkan pada kebutuhan operasional gedung: pengendalian risiko kebakaran, kesiapsiagaan, koordinasi, inspeksi, dokumentasi, dan evaluasi berkelanjutan.
Menyusun peran, program kerja, prosedur, tanggung jawab, dan pengendalian dokumen keselamatan kebakaran.
Memahami pemeriksaan sistem proteksi, jalur evakuasi, kesiapan tim, simulasi, dan tindak lanjut temuan.
Meningkatkan koordinasi antara pengelola, engineering, security, HSE, tenant, dan pihak terkait ketika kondisi darurat terjadi.
Tim Lembaga Diklat Profesi dapat membantu mengarahkan pilihan program, metode pelaksanaan, kebutuhan peserta, serta jadwal yang tersedia.
Jabatan kerja Manajer Keselamatan Kebakaran Bangunan Gedung (Fire Safety Manager) memiliki rujukan SKKNI melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 136 Tahun 2023. Halaman JDIH Kementerian Ketenagakerjaan mencatat keputusan tersebut berstatus berlaku.
Program pelatihan sebaiknya dipahami sebagai proses pengembangan kompetensi: peserta perlu mampu menghubungkan aspek organisasi, inspeksi, pemeliharaan, kesiapsiagaan, dokumentasi, dan evaluasi keselamatan kebakaran dalam konteks operasional gedung.
Lihat Rujukan SKKNI ResmiPendekatan pembelajaran dibuat agar peserta tidak hanya mengenali perangkat proteksi, tetapi memahami tata kelola keselamatan kebakaran sebagai satu sistem.
Memetakan risiko, sasaran, program kerja, pembagian peran, kebutuhan inspeksi, dan bukti pelaksanaan keselamatan kebakaran.
Menghubungkan hasil inspeksi fire alarm, hydrant, sprinkler, APAR, akses evakuasi, dan sistem pendukung dengan tindakan korektif.
Mengembangkan struktur tanggap darurat, fire warden, komunikasi, latihan, evaluasi simulasi, dan tindak lanjut hasil evaluasi.
Menata checklist, catatan pemeliharaan, laporan temuan, bukti perbaikan, dan dokumen yang dibutuhkan untuk pengendalian berkelanjutan.
Membangun alur koordinasi antara building management, engineering, HSE, security, tenant, vendor, dan pihak eksternal yang relevan.
Mengubah temuan inspeksi, gangguan sistem, dan hasil simulasi menjadi prioritas perbaikan yang dapat dipantau manajemen.
Buka profil untuk melihat latar belakang, keahlian, pengalaman, dan program yang dibawakan.
Panduan memahami Lembaga Diklat Profesi Jakarta Property Management, fungsi pelatihan profesi, manfaat untuk pengelola gedung, bidang kompet…
Baca artikel →Panduan lengkap Pelatihan Fire Safety Manager untuk pengelola gedung: tujuan, kompetensi, materi, peserta, rujukan, persiapan asesmen, dan c…
Baca artikel →Panduan Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG): governance, pencegahan, proteksi aktif/pasif, emergency plan, fire warden, dokumen, a…
Baca artikel →Membantu personel pengelola gedung memahami perencanaan, penerapan, pengawasan, dokumentasi, dan koordinasi keselamatan kebakaran secara terstruktur.
Building atau property manager, HSE, engineering, security, pengelola fasilitas, dan personel yang mendapat tanggung jawab keselamatan kebakaran gedung.
Jadwal, metode, biaya, kuota, dan proses pendaftaran ditampilkan pada halaman detail program ketika batch tersedia.